Kamis, 13 Desember 2012

Mikrobiologi


PRAKTIKUM 8
PEWARNAAN SEDERHANA (PEWARNAAN POSITIF)
Tujuan :
Untuk mengetahui bentuk atau morfologi bakteri dengan metode pewarnaan sederhana (pewarnaan positif)
Dasar Teori :
               Pewarnaan sederhana yaitu pewarnaan dengan menggunakan satumacam zat warna dengan tujuan hanya untuk melihat bentuk sel bakteri dan untuk mengetahui morfologi dan susunan selnya . pewarnaan ini dapat menggunakan pewarnaan basa pasda umumnya antara lain kristal violet , metylen blue , karbol , fuchsin , dan safranin(lay ,1994).
            Prinsip pewarnaan sederhana didasarkan pada zat warna yang digunakan hanya terdiri dari satu zat yang dilarutkan dalam bahan pelarut yang merupakan suatu cara yang cepat untuk melihat morfologi bakteri secara umum(Dwidjoseputro.1998).
Fiksasi adalah suatu metode persiapan untuk menyiapkan suatu sampel agar tampak realistik dengan menggunakan grutaldehid dengan proses pemabakaran. Fiksasi bertujuan untuk mematikan bakteri dan melekatkan sel bakteri pada objek glass tanpa merusak struktur selnya (Lay,1994).
Morfologi/bentuk bakteri
1.      Kokus (Coccus) adalah bakteri yang berbentuk bulat seperti bola
a.       Diplococcus, jika bergandanya dua-dua
b.      Tetracoccus, jika bergandengan empat dan membentuk bujursangkar
c.       Sarcina, jika bergerombol membentuk kubus
d.      Staphylococcus, jika bergerombol
e.       Streptococcus, jika bergandengan membentuk rantai
2.      Basil (Bacillus) adalah kelompok bakteri yang berbentuk batang atau silinder
a.       Diplobacillus, jika bergandengan dua-dua
b.      Streptobacillus, jika bergandengan membentuk rantai
3.      Spiril (Spirilum) adalah bakteri yang berbentuk lengkung
a.       Vibrio, (bentuk koma), jika lengkung kurang dari setengah lingkaran
b.      Spiral, jika lengkung lebih dari setengah lingkaran

Alat dan Bahan :
Alat  :
-          Mikroskop,
-          Gelas Objek,
-          Tissue,
-          Lampu Bunsen, dan
-          Pipet tetes.
Bahan :
-          Aquades,
-          Pewarna Metilen Blue,
-          Biakan Bakteri E. Colli
Cara Kerja :
  1. Bersihkan gelas objek dengan kapas
  2. Pindahkan biakan dengan jarum inokulum, satu ulasan saja kemudian diberi akuades dan disebarkan supaya sel merata
  3. Keringkan ulasan tsb sambil memfiksasinya dengan api bunsen (lewatkan di atas api 2-3 kali)
  4. Setelah benar-benar kering dan tersebar selanjutnya di tetesi dengan pewarna  Metilen Blue dan tunggu kurang lebih 30 detik
  5. Cuci dengan akuades kemudian keringkan dengan kertas tissue
  6. Periksa dengan mikroskop (perbesaran 100x10)
Hasil Pengamatan
Pada praktikum kali ini telah dilakukan pewarnaan sederhana bakteri. Berikut ini merupakan hasil gambar pengamatan pewarnaan:
No.
Pewarna
Gambar
Bentuk
Warna
1.
Metilen Blue


Bacilli (round end) atau batang
Biru

PEMBAHASAN
            Berdasarkan hasil pengamatan kami, pada pewarnaan sederhana (pewarnaan positif) dikemukakan bakteri e.colli dengan bentuk bacilli (round end) atau batang dan berwarna Biru dalam pembesaran 100x10.
Beberapa faktor kesalahan pada praktikum antara lain pemberian zat warna yang berlebihan sehingga sel bakteri tidak nampak, kurang maksimalnya dalam proses fiksasi sehingga masih ada bakteri yang belum mati, dan faktor yang lain adalah pada proses pencucian terlalu deras dalam membilas zat warna dengan air sehingga dapat menyebabkan bakteri larut terbawa air

KESIMPULAN
Berdasarkan hasil praktikum kali ini kita dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:
a.       Pewarnaan mikroorganisme dapat dilakukan dengan cara yaitu dengan pengecatan gram, pengecatan sederhana dan pengecatan negative.
b.      Fiksasi panas adalah teknik yang dilakukan supaya smear bakteri tidak tercuci selama prosedur pewarnaan. Fiksasi panas dilakukan dengan melewatkan secara cepat smear yang dikering-anginkan dua-tiga kali pada api bunsen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar