PRAKTIKUM 8
PEWARNAAN SEDERHANA (PEWARNAAN
POSITIF)
Tujuan :
Untuk mengetahui bentuk atau
morfologi bakteri dengan metode pewarnaan sederhana
(pewarnaan positif)
Dasar Teori :
Pewarnaan sederhana yaitu pewarnaan dengan menggunakan satumacam zat warna
dengan tujuan hanya untuk melihat bentuk sel bakteri dan untuk mengetahui
morfologi dan susunan selnya . pewarnaan ini dapat menggunakan pewarnaan basa
pasda umumnya antara lain kristal violet , metylen blue , karbol , fuchsin ,
dan safranin(lay ,1994).
Prinsip pewarnaan sederhana
didasarkan pada zat warna yang digunakan hanya terdiri dari satu zat yang
dilarutkan dalam bahan pelarut yang merupakan suatu cara yang cepat untuk
melihat morfologi bakteri secara umum(Dwidjoseputro.1998).
Fiksasi adalah suatu metode persiapan untuk menyiapkan suatu
sampel agar tampak realistik dengan menggunakan grutaldehid dengan proses
pemabakaran. Fiksasi bertujuan untuk mematikan bakteri dan melekatkan sel
bakteri pada objek glass tanpa merusak struktur selnya (Lay,1994).
Morfologi/bentuk bakteri
1. Kokus (Coccus) adalah bakteri
yang berbentuk bulat seperti bola
a.
Diplococcus, jika bergandanya dua-dua
b.
Tetracoccus, jika bergandengan empat dan
membentuk bujursangkar
c.
Sarcina, jika bergerombol membentuk kubus
d.
Staphylococcus, jika bergerombol
e.
Streptococcus, jika bergandengan membentuk rantai
2. Basil (Bacillus) adalah
kelompok bakteri yang berbentuk batang atau silinder
a. Diplobacillus, jika bergandengan dua-dua
b. Streptobacillus, jika bergandengan membentuk rantai
3. Spiril (Spirilum) adalah
bakteri yang berbentuk lengkung
a. Vibrio, (bentuk koma), jika lengkung
kurang dari setengah lingkaran
b. Spiral, jika lengkung lebih dari setengah
lingkaran
Alat dan Bahan :
Alat :
-
Mikroskop,
-
Gelas
Objek,
-
Tissue,
-
Lampu
Bunsen, dan
-
Pipet
tetes.
Bahan
:
-
Aquades,
-
Pewarna
Metilen Blue,
-
Biakan
Bakteri E. Colli
Cara Kerja :
- Bersihkan gelas objek dengan kapas
- Pindahkan biakan dengan jarum inokulum, satu ulasan saja kemudian diberi akuades dan disebarkan supaya sel merata
- Keringkan ulasan tsb sambil memfiksasinya dengan api bunsen (lewatkan di atas api 2-3 kali)
- Setelah benar-benar kering dan tersebar selanjutnya di tetesi dengan pewarna Metilen Blue dan tunggu kurang lebih 30 detik
- Cuci dengan akuades kemudian keringkan dengan kertas tissue
- Periksa dengan mikroskop (perbesaran 100x10)
Hasil Pengamatan
Pada
praktikum kali ini telah dilakukan pewarnaan sederhana bakteri. Berikut ini
merupakan hasil gambar pengamatan pewarnaan:
|
No.
|
Pewarna
|
Gambar
|
Bentuk
|
Warna
|
|
1.
|
Metilen
Blue
|
|
Bacilli
(round end) atau batang
|
Biru
|
PEMBAHASAN
Berdasarkan
hasil pengamatan kami, pada pewarnaan sederhana (pewarnaan positif) dikemukakan
bakteri e.colli dengan bentuk bacilli (round end) atau batang dan berwarna Biru
dalam pembesaran 100x10.
Beberapa faktor kesalahan pada praktikum antara lain
pemberian zat warna yang berlebihan sehingga sel bakteri tidak nampak, kurang
maksimalnya dalam proses fiksasi sehingga masih ada bakteri yang belum mati,
dan faktor yang lain adalah pada proses pencucian terlalu deras dalam membilas
zat warna dengan air sehingga dapat menyebabkan bakteri larut terbawa air
KESIMPULAN
Berdasarkan
hasil praktikum kali ini kita dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:
a. Pewarnaan mikroorganisme dapat
dilakukan dengan cara yaitu dengan pengecatan gram, pengecatan sederhana dan
pengecatan negative.
b. Fiksasi panas adalah teknik yang
dilakukan supaya smear bakteri tidak tercuci selama prosedur pewarnaan. Fiksasi
panas dilakukan dengan melewatkan secara cepat smear yang dikering-anginkan
dua-tiga kali pada api bunsen
Tidak ada komentar:
Posting Komentar