Jumat, 19 Oktober 2012

Mikrobiologi


`PRAKTIKUM 3
TEKNIK ISOLASI MIKROBA

Tujuan                                   :
Dapat mengetahui dan memahami pembuatan biakan murni dari mikroba yang telah diisolasi dengan teknik spread plate.

Dasar Teori                            :
            Isolasi bakteri merupakan suatu cara untuk memisahkan atau memindahkan mikroba tertentu dari lingkungannya sehingga diperoleh kultur murni atau biakan murni. Ada beberapa cara umum yang dapat dilakukan untuk mengisolasi mikroba antara lain, untuk mengisolasi bakteri dapat dilakukan dengan cara goresan (streak plate), cara taburan atau tuang (pour palte), cara sebar (spread plate), cara pengenceran (dilution method), serta mikromanipulator (the micromanipulator method).
            Untuk hasil yang lebih baik agar bakteri tumbuh, alat dan bahan yang digunakan disterilkan terlebih dahulu. Membiakkan bakteri dapat dilakukan dengan berbagi cara, yaitu pengembangbiakan dalam media cawan petri dan dalam tabung reaksi. Pengembangbiakan dalam cawan petri ada beberapa metode, salah satunya dalam praktikum kali ini kelompok kami yaitu dengan menggunakan teknik spread plate.   

ALAT dan BAHAN
a.        Alat:       
          Cawan petri
          Batang drugal
          Alat Penyemprot alcohol
          Bunsen
          Kapas
          Bak parafin
          Wrapping
          Korek api
b.    Bahan :
      1. Media NA
2. Alkohol 70%
3. Biakan bakteri
4. Roti

CARA KERJA
1.      Menimbang dan menumbuk roti 3 gr, lalu di masukan dalam tabung reaksi dan diaduk dengan rata.
2.      Tangan dan meja kerja di sterilkan dengan alcohol
3.      Buka wrapping pada mulut erlenmeyer dan buka wrapping pada pinggir cawan petri
4.      Bakar mulut erlenmeyer dan pinggir cawan petri di atas bunsen beberapa saat
5.      Tuangkan agar yang ada didalam erlenmeyer pada cawan petri
6.      Dibakar kembali mulut Erlenmeyer dan pinggiran cawan petri
7.      Tutup kembali mulut Erlenmeyer.
8.      Kemudian dilanjutkan dengan teknik penanaman spread plate dengan menggunakan drugal. Dan beri label.
9.      Amati pertumbuhannya selama 3 hari dan foto hasilnya dengan memberi keterangan.

HASIL DAN PEMBAHASAN
A.    Teknik spread plate (agar tabur ulas) 
Hari ke -
Gambar
Keterangan
Depan
Belakang
1.       
hri 1.jpg
hr 1.jpg
Permukaan mikroorganisme tampak mulai merata/menyebar
2
hr 2.jpg
hari 2.jpg
Permukaan mikroorganisme merata/menyebar
3
H .3.jpg
Hr 3.jpg
Permukaan mikroorganisme sudah merata/menyebar


B.     Pembahasan
            Biakan murni dapat diperoleh melalui 3 cara yaitu metode cawan sebar (spread plate), metode cawan tuang (pour plate) dan metode cawan gores (streak plate). Pada praktikum kali ini kelompok kami menggunakan teknik/metode spread plate,
            Teknik spread plate (lempeng sebar) adalah suatu teknik di dalam menumbuhkan mikroorganisme di dalam media agar dengan cara menuangkan stok kultur bakteri atau mengapuskannya di atas media agar yang telah memadat. Kelebihan teknik ini adalah mikroorganisme yang tumbuh dapat tersebar merata pada bagian permukaan media agar.
      Pada metode cawan sebar, 0.1 ml suspensi bakteri yang telah diencerkan (metode 3) disebar pada media penyubur steril yang telah disiapkan. Selanjutnya, suspensi dalam cawan diratakan dengan batang drugal agar koloni tumbuh merata pada media dalam cawan tersebut, kemudian diletakkan dalam inkubator (37oC) selama 1-3 hari. Metode ini cukup sulit terutama saat meratakan suspensi dengan batang drugal. Alih-alih koloni tumbuh merata, biakan justru terkontaminasi. Oleh karena itu, batang drugal harus benar-benar steril, yaitu dengan mensemprotkannya terlebih oleh  alkohol kemudian dipanaskan dengan api bunsen. Perlu diingat, batang drugal, yang masih panas akibat pemanasan dengan api bunsen, dapat merusak media agar, sehingga harus didinginkan terlebih dahulu dengan meletakkannya di sekitar api bunsen (±15 cm). 
          Sehingga dalam praktikum biakan murni kali ini, hasil yang didapat sesuai dengan yang di inginkan dalam praktikum. Mikroorganisme yang tumbuh dalam cawan petri yang berisi media miring begitu jelas. Hal ini dikarenakan dari praktikan pada saat perataan yang agak direnggangkan dan tidak terlalu rapat, juga tidak adanya keraguan pada saat perataan mikroorganisme diatas media.

KESIMPULAN
      Dalam pembuatan biakan murni digunakan media NA dengan metode spread plate.. Dalam meratakan mikroorganisme pada media dengan menggunakan batang drugal harus dilakukan dengan hati-hati dan angan sampai media NA rusak karena tergores ujung dari batang drugal. Dalam membuat perataan di atas media, sebaiknya tidak terlalu rapat. Agar bakteri yang tumbuh dapat terlihat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar