`PRAKTIKUM 3
TEKNIK ISOLASI MIKROBA
Tujuan
:
Dapat mengetahui dan memahami pembuatan
biakan murni dari mikroba yang telah diisolasi dengan teknik spread plate.
Dasar Teori :
Dasar Teori :
Isolasi bakteri merupakan
suatu cara untuk memisahkan atau memindahkan mikroba tertentu dari
lingkungannya sehingga diperoleh kultur murni atau biakan murni. Ada beberapa
cara umum yang dapat dilakukan untuk mengisolasi mikroba antara lain, untuk
mengisolasi bakteri dapat dilakukan dengan cara goresan (streak plate), cara
taburan atau tuang (pour palte), cara sebar (spread plate), cara pengenceran
(dilution method), serta mikromanipulator (the micromanipulator method).
Untuk
hasil yang lebih baik agar bakteri tumbuh, alat dan bahan yang digunakan
disterilkan terlebih dahulu. Membiakkan bakteri dapat dilakukan dengan berbagi
cara, yaitu pengembangbiakan dalam media cawan petri dan dalam tabung reaksi.
Pengembangbiakan dalam cawan petri ada beberapa metode, salah satunya dalam
praktikum kali ini kelompok kami yaitu dengan menggunakan teknik spread plate.
ALAT dan BAHAN
a.
Alat:
‐
Cawan petri
‐
Batang drugal
‐
Alat Penyemprot alcohol
‐
Bunsen
‐
Kapas
‐
Bak parafin
‐
Wrapping
‐
Korek api
b.
Bahan :
1. Media NA
2. Alkohol 70%
3. Biakan bakteri
2. Alkohol 70%
3. Biakan bakteri
4.
Roti
CARA KERJA
1.
Menimbang dan menumbuk roti 3 gr, lalu
di masukan dalam tabung reaksi dan diaduk dengan rata.
2.
Tangan dan meja kerja di sterilkan
dengan alcohol
3.
Buka wrapping pada mulut erlenmeyer dan
buka wrapping pada pinggir cawan petri
4.
Bakar mulut erlenmeyer dan pinggir cawan
petri di atas bunsen beberapa saat
5.
Tuangkan agar yang ada didalam erlenmeyer
pada cawan petri
6.
Dibakar kembali mulut Erlenmeyer dan
pinggiran cawan petri
7.
Tutup kembali mulut Erlenmeyer.
8.
Kemudian dilanjutkan dengan teknik
penanaman spread plate dengan menggunakan drugal. Dan beri label.
9.
Amati pertumbuhannya selama 3 hari dan foto
hasilnya dengan memberi keterangan.
HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Teknik spread plate (agar tabur ulas)
|
Hari ke -
|
Gambar
|
Keterangan
|
|
|
Depan
|
Belakang
|
||
|
1.
|
![]() |
![]() |
Permukaan mikroorganisme
tampak mulai merata/menyebar
|
|
2
|
![]() |
![]() |
Permukaan mikroorganisme
merata/menyebar
|
|
3
|
![]() |
![]() |
Permukaan mikroorganisme
sudah merata/menyebar
|
B. Pembahasan
Biakan murni dapat
diperoleh melalui 3 cara yaitu metode cawan sebar (spread plate), metode cawan
tuang (pour plate) dan metode cawan gores (streak plate). Pada praktikum kali
ini kelompok kami menggunakan teknik/metode spread plate,
Teknik spread plate
(lempeng sebar) adalah suatu teknik di dalam menumbuhkan mikroorganisme di
dalam media agar dengan cara menuangkan stok kultur bakteri atau mengapuskannya
di atas media agar yang telah memadat. Kelebihan teknik ini adalah
mikroorganisme yang tumbuh dapat tersebar merata pada bagian permukaan media
agar.
Pada metode cawan sebar, 0.1 ml suspensi
bakteri yang telah diencerkan (metode 3) disebar pada media penyubur steril
yang telah disiapkan. Selanjutnya, suspensi dalam cawan diratakan dengan batang
drugal agar koloni tumbuh merata pada media dalam cawan tersebut, kemudian diletakkan
dalam inkubator (37oC) selama 1-3 hari. Metode ini cukup sulit
terutama saat meratakan suspensi dengan batang drugal. Alih-alih koloni tumbuh
merata, biakan justru terkontaminasi. Oleh karena itu, batang drugal harus
benar-benar steril, yaitu dengan mensemprotkannya terlebih oleh alkohol kemudian dipanaskan dengan api bunsen.
Perlu diingat, batang drugal, yang masih panas akibat pemanasan dengan api
bunsen, dapat merusak media agar, sehingga harus didinginkan terlebih dahulu
dengan meletakkannya di sekitar api bunsen (±15 cm).
Sehingga dalam praktikum biakan murni kali
ini, hasil yang didapat sesuai dengan yang di inginkan dalam praktikum. Mikroorganisme
yang tumbuh dalam cawan petri yang berisi media miring begitu jelas. Hal ini
dikarenakan dari praktikan pada saat perataan yang agak direnggangkan dan tidak
terlalu rapat, juga tidak adanya keraguan pada saat perataan mikroorganisme
diatas media.
KESIMPULAN
Dalam
pembuatan biakan murni digunakan media NA dengan metode spread plate.. Dalam meratakan mikroorganisme
pada media dengan menggunakan batang drugal harus dilakukan dengan hati-hati
dan angan sampai media NA rusak karena tergores ujung dari batang drugal. Dalam
membuat perataan di atas media, sebaiknya tidak terlalu rapat. Agar bakteri
yang tumbuh dapat terlihat.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar